Tampilkan postingan dengan label virtual komputer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label virtual komputer. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 03 Juli 2010

instalasi virtualbox dan penyettingan jaringan sederhananya

author: darkslayer aka plonk5638
date: 3 Juli 2010

OK, kali ini saya akan membahas virtualbox. Sebetulnya banyak sekali tutorial virtualbox di google tapi yang saya temui hanyalah tutorial instalasi virtualbox dan guest OS nya saja, tanpa ada tambahan mengenai penyettingan jaringannya, padahal salah satu alasan penggunaan virtual komputer adalah untuk mempelajari jaringan.

Ok kita langsung saja.

Apa itu virtualbox?
virtualbox adalah salah satu software yang digunakan untuk membuat virtual komputer, sehingga anda di mungkinkan untuk menginstall lebih dari 1 OS dalam 1 komputer (bedakan dengan dual booting). Dengan memakai virtual komputer anda bisa mempelajari jaringan yang ada dan mempelajari kinterja suatu OS sebelum melakukan keputusan untuk menjadikannya sebagai dual boot. Disni anda akan mengenal Host OS dan guest OS. Host OS adalah OS asli yang sedang anda pakai , guest OS adalah OS virtual box anda

Perbedaan virtual komputer dengan dual boot
Kelebihan:
1. bisa di gunakan untuk mempelajari LAN, website (localhost) dll
2. memungkinkan kita untuk membuka beberapa OS dalam satu window
3. tidak membutuhkan driver tambahan dan tidak membutuhkan hard disk dalam jumlah besar krn terdapat feature dinamic hard disk
4. Tidak perlu install ulang host OS jika terdapat crash seperti yang terjadi pada dual boot

Kelemahan
RAM yang digunakan pada virtual komputer adalah Splitted RAM , sehingga beban kerja komputer bisa menjadi lemot, misalnya jika total RAM saya adalah 2Gb, lalu saya menyetting guest OS saya 512Gb, maka ketika guest OS saya hidupkan maka Host OS cuma akan memakai 1,5Gb saja. Berbeda dengan dual boot yang tetap memakai 2Gb jika OS tersebut digunakan

selebihnya silahkan baca di http://www.virtualbox.org/wiki/Documentation


OK kita lanjut. Di sini saya akan menginstal XP di dalam XP saya. bahan -bahan yang di perlukan.
1. virtual box , silahkan download di sini
2. OS windows XP, terserah mau CD atau ISO (jika belum mempunyai file ISO , silahkan download di indowebster)

contoh instalasi OS di virtualbox
Step 1
silahkan download dan install virtual box, tekan next dan next sampai selesai

Step 2
buka program virtualbox lalu klik NEW >> NEXT

Step 3
Beri nama virtual komputer (misalnya: virtualXP) anda lalu pilih jenis OS yang akan anda install (misalnya: windows >> windows XP)
lalu NEXT

Step 4
Setting RAM yang akan di gunakan (misalnya 256Mb). Lalu NEXT
ingat RAM yang di gunakan adalam RAM yang di split dari total RAM anda. Jadi RAM host OS akan berkurang sebesar RAM yg diberikan kepada guest OS

Step 5
centang boot harddsik (primary master) lalu pilih Create new hardisk pilih NEXT

Step 6
pada tampilan welcome to the create virtual harddisk tekan NEXT

Step 7
Pilih dinamically expanding storage. Lalu NEXT
Jangan pilih fixed harddisk, karena Harddisk anda akan berkurang sebayak itu. Jika anda memilih diamically harddisk maka Kapasitas harddisk akan menyesuaikan dengan kapasitas storage yang benar2 terpakai oleh guest OS

Step 8
Pilih berapa jumlah maximum harddisk yang dapat di pakai oleh guest OS (misalnya 10Gb). Setelah itu klik next dan finish

Step 9
Pilih nama guest OS yang sudah anda buat tadi (misalnya: virtualXP), lalu pilih setting

Step 10
Di Menu setting ini anda juga bisa melakukan setting ulang langkah 1-9. Tetapi karena kita anggap 1-9 sudah benar-benar selesai, maka pilih tab SYSTEM lalu buat agar urutan BOOT ORDER-nya seperti berikut:

[v] CD/DVD ROM
[v] Harddisk
[ ] Floppy
[ ] Network

Step 11
Pilih tab STORAGE. Lalu pada IDE Controller pilih gambar CD (biasanya tulisannya empty).
Jika anda mengguakan CD installer>> pada menu CD/DVD Device silahkan pilih CD/DVD Room tempat anda menaruh CD installer XP tersebut
Jika anda menggunakan file ISO >> pada menu CD/DVD Device silahkan pilih BROWSE lalu ADD lalu pilih file ISO installer XP tersebut

Setelah itu silahkan klik OK dan silahkan pilih START untuk memulai instalasi Guest OS anda.
Perlu di ingat ketika anda mengklik window Virtual komputer anda maka anda akan di hadapkan pada pointer mouse guest OS anda. Jika ingin kembali ke pointer mouse Host OS , silahkan tekan tombol RIGHT CTRL (tombol ctrl yang sebelah kanan, bukan yang sebelah kiri)

Setelah proses instalasi Windows XP selesai, silahkan shutdown, atau anda bisa memilih menu MACHINE >> Close (untuk melakukan power off pada guest OS). Selanjutnya mari kita setting jaringannya.

Setting jaringan pada virtualbox
Step 1
Silahkan pilih Guest OS anda tadi dan pilih menu setting. Lalu pilih STORAGE >> IDE Controller >> CD >> CD/DVD Device >> BROWSE >>ADD >>Lalu pilih file VBoxGuestAdditions.iso yang bisa anda temukan di C:\Program Files\Sun\VirtualBox\VBoxGuestAdditions.iso

Setelah itu klik OK dan START guest OS anda sekali lagi. Setelah memasuki Guest OS, silahkan pilih drive yang menyimpan VBoxGuestAdditions.iso dan install, tekan NEXT dan NEXT saja, jika ada suatu pertanyaan Continue anyway dan stop instalation ,pilih Continue anyway. Setelah selesai pilih restart later, dan shutdown guest OS anda.

CATT:
VBoxGuestAdditions.iso wajib anda install untuk memasang driver pada Guest OS anda termasuk LAN driver. Sehingga jika anda tidak menginstall VBoxGuestAdditions.iso maka Guest OS anda tidak akan bisa berhubungan dengan Host OS anda.

Step 2
Pilih GUest OS anda dan pilih menu SETTING sekali lagi. Selanjutnya pilih NETWORK
Disitu akan ada pilihan:
Not attach: pilih ini jika anda ingin agar Guest OS anda stand alone
NAT: Pilih ini jika guest OS anda juga ingin di sambungkan modem internet yang terpasang pada Host OS
Bridged Adapter: Maaf saya belum mengerti benar mengenai hal ini, jadi saya tidak bisa menjelaskannya
Internal Network: Jika anda memasang lebih dari 1 Guest OS dan anda ingin agar Host OS tidak berhubungan dengan network antar Guest OS tadi.
Host-Only adapter: Jika anda ingin meggunakan network antara Host OS dengan komputer-komputer Guest OS pilih ini, akan tetapi tidak akan ada akses internet di sini, yang ada cuma LAN saja.

Setelah selesai memilih di antara ke-5 opsi tersebut, silahkan klik OK dan pilih START.

Untuk melakukan pengetestan apakah komputer Host terhubung dengan Guest OS atau tidak silahkan lihat IP config di bawah ini

Host OS
E:\Documents and Settings\plonk>ipconfig

Windows IP Configuration


Ethernet adapter VirtualBox Host-Only Network:

Connection-specific DNS Suffix . :
IP Address. . . . . . . . . . . . : 192.168.56.101
Subnet Mask . . . . . . . . . . . : 255.255.255.0
Default Gateway . . . . . . . . . :

PPP adapter DC Connection:

Connection-specific DNS Suffix . :
IP Address. . . . . . . . . . . . : 10.10.200.14
Subnet Mask . . . . . . . . . . . : 255.255.255.255
Default Gateway . . . . . . . . . : 10.10.200.14

10.10.200.14 adalah IP dial up modem smart saya. dan 192.168.56.101 adalah IP virtual host network Host OS saya.

Guest OS
E:\Documents and Settings\plonk>ipconfig

Windows IP Configuration


Ethernet adapter VirtualBox Host-Only Network:

Connection-specific DNS Suffix . :
IP Address. . . . . . . . . . . . : 192.168.56.102
Subnet Mask . . . . . . . . . . . : 255.255.255.0
192.168.56.102 adalah IP virtualhost network guest OS saya.

untuk memeriksa apakah mereka tersambung dengan benar silahkan saya akan melakukan ping dari Host OS ke / dari Guest OS.

E:\Documents and Settings\plonk>ping 192.168.56.102

Pinging 192.168.56.102 with 32 bytes of data:

Reply from 192.168.56.102: bytes=32 time=139ms TTL=48
Reply from 192.168.56.102: bytes=32 time=128ms TTL=48
Reply from 192.168.56.102: bytes=32 time=144ms TTL=48
Reply from 192.168.56.102: bytes=32 time=207ms TTL=48

Ping statistics for 192.168.56.102:
Packets: Sent = 4, Received = 4, Lost = 0 (0% loss),
Approximate round trip times in milli-seconds:
Minimum = 128ms, Maximum = 207ms, Average = 154ms


Tambahan.
Shared Folder
Jika anda ingin menambahkan share folder pada Guest OS anda, silahkan buat folder baru (misalnya D:\shared\GuestOS1 . Lalu pilih guest OS anda >> SETTING >> SHARED FOLDER >> Add Shared Folder (gambar folder di sebalah kanan) >>pilih D:\shared\GuestOS1 lalu OK dan START

USB
Jika anda ingin menghubungkan USB (misalnya kabel HP, flashdisk,dll) ke dalam guest OS, silahkan tancapkan USB anda dan pilih Guest OS anda >> SETTING >> USB >> ADD >> Lalu pilih drive USB tadi >> OK >> START


Catt:
Untuk menambah atau meremove shared folder dan USB pada guest OS anda, tidak perlu menshutdown guest OS anda, karena bisa anda tambahkan dan kurangi dengan cara memilih menu bergambar icon USB dan FOLDER di bawah window guest OS anda



-----Selamat belajar-------

regard

Selasa, 11 Mei 2010

Virtual Komputer = solusi tepat pembelajaran jaringan, OS, registry, malware dan lain-lain

Pernahkah anda bergabung di suatu forum atau mailing list? Banyak di antara mereka yang memberikan tutorial mengenai jaringan (LAN, Wifi, sniffer, internet), belajar membuat malware (virus, trojan, keylogger, spyware, worm), OS (linux (semua distronya), windows server 2003, windows NT, dan segala windows sebelum XP keluar), tutorial pengeditan registry, DDOS/DOS attack, oprek OS atau software tertentu dan lain-lain.

Semua artikel yang di tulis di situ mayoritas ditulis dengan ketekunan yang sungguh-sungguh dari sang penulis, selain rela membuang-buang waktu mereka, mereka juga menshare ilmu mereka secara blak-blakan kepada anda. Akan tetapi betapa malang nasib si penulis, "sudah bikin tutorial susah-susah, tapi kok yang reply...."
1. reply artikel tentang tutorial Linux
- pake linux y mas :( ..memangnya klo pake windows bagaimana,, saya make XP nich??
- ribet amat,, ntar aja dech saya bookmark dulu, nunggu klo udah punya niat install linux
2. reply DDOS/DOS (misalnya salah satu postingan keren dari mywisdom di Jasakom.com mengenai DOS dan DDOS ala cracker)
- waduh,, pake backtrack 4 y?? ,,klo pake windows bagaimana caranya
3. Tutorial Sniffer
- mmhh.. nanti dech ,, saya mau nyoba di warnet aja
- wah, klo pake cain di kantor saya nanti takutnya malah jaringannya error, jadi takut belajar nich.
4. oprek OS (contoh merubah tampilan LOGON windows yang rentan terhadap crash)
- hikz..hikz.. jadi takut dech. nanti mesti install ulang donk :(
5. tutorial malware
- wah,, klo salah make nya ntar kompie saya yang bisa-bisa jadi korban
6. tutorial edit registry
- ntar klo error gmn mas??
7. tutorial cara membuat DNS dan DHCP server pada windows server 2003, serta pengamanannya
- wew... artikel nya khusus buat admin ea mas??

Alangkah disayangkan bagi mereka yang berkata begitu (saya jg termasuk kok). Banyak tutorial yang berguna, tetapi kita sendiri yang membuat sesuatu hal untuk dijadikan alasan menunda belajar. Sedikit dari kita (tidak termasuk saya) yang mau belajar cara mengatasi masalah yang mengganjal kita untuk belajar.

Satu lagi, ada juga yang berpendapat (biasanya pada forum hacking). "Hari gene masih pake windows.. ??"
wah,,, saya tidak sependapat dengan itu, bukan berarti karena saya juga pake windows, akan tetapi kita tidak bisa memungkiri bahwa OS windows lah yang paling banyak di pakai oleh mayoritas orang. Jadi sudah bisa ditebak bahwa software-software yang ada umumnya adalah untuk OS windows, ada kalanya tidak menyediakan untuk OS lain. Dan juga perlu kita balikkan lagi pemikiran kita, apa yang anda cari dari belajar hacking?? suatu kesenangan/hoby kah?? atau anda ingin mendapatkan uang dari belajar hacking?. Jika jawaban anda adalah mencari uang dengan ilmu hacking, maka terserah anda berkomentar "Hari gene masih pake windows.. ??" ,,akan tetapi jika niat belajar hacking adalah untuk iseng, menambah pengetahuan dll, maka saya sarankan agar menarik ucapan anda tersebut, karena mungkin suatu ketika ucapan anda akan menjadi bumerang tersendiri bagi anda (di sini saya bukan berarti pemuja berat OS windows).

Coba tengok apa pekerjaan anda? seorang PNS, teknisi komputer, pengelola warnet, teknisi jaringan, design grafis atau yang lain-lain. Lalu kenapa anda mesti berkata begitu jika anda memang seseorang yang bekerja di alam public. Memang saya akui bahwa linux mempunyai kekuatan yang sangat jauh di bandingkan windows, apalagi dalam soal hacking (co: backtrack = distro khusus security), Akan tetapi coba tengok orang-orang di sekitar anda juga, kemampuan mereka dalam menggunakan komputer tidak sepintar anda, tidak sejenius anda. Bayangkan jika anda seorang admin warnet dengan OS linux, lalu anda akan kerepotan jika ada pelanggan berulang-ulang bertanya: "mas, kok word saya tidak bisa di baca y?" ,"mas, kok format word saya berubah ya mas?", "mas ,kok document yang saya buat di sini nggak kebaca di lapotop saya y?". Bagi anda yang menginstall linux pada komputer pribadi kantor anda. mungkin yang akan anda alami adalah protes keras dari teman-teman anda, "KENAPA SIH KOK PAKE LINUX, UDAH TAU KOMPUTER TERBATAS, MASIH SAJA PAKE OS ANEH-ANEH, EMANG KOMPUTER INI PUNYA NENEK MOYANG MU APA??" (maaf klo ilustrasinya agak keras).

Intinya nggak usah ngomong gitu dech, simpen aja dalam hati anda, karena tidak semua orang di sekeliling anda sepintar anda, tidak semua orang di sekeliling anda yang mampu menggunakan linux, dan tidak semua software dan driver hardware mereka kompatible dengan OS linux (misalnya ada beberapa format word yang tidak terdetect oleh open office, driver printer yang tersedia cuma support windows <meskipun bisa download untuk versi linux,tapi pada waktu yang berdesakan akan ribet>). Jadi anda tetap di sarankan memakai OS windows juga. Selengkapnya silahkan lihat padanan software yang ada di windows dengan yang ada di linux di http://softwarekomputers.blogspot.com/2010/02/tabel-padanan-aplikasi-windows-di-linux.html

Solusi topik permasalahan
Untuk mengatasi hal tersebut kita bisa menggunakan software pembuat virtual komputer. Seperti virtualbox, vmware dan lain-lain. Dengan adanya virtual komputer:
1. anda bisa mempelajari beberapa OS sekaligus di dalam satu layar.
2. anda tidak perlu takut untuk mempelajari malware, edit registry, oprek OS dan lain-lain karena yang anda perlu lakukan jika terjadi crash adalah mendelete OS tersebut dari software virtual komputer anda.
3. anda tidak memerlukan harddisk yang besar, tidak perlu mempartisi lagi , tidak perlu menunggu install ulang OS yang memakan waktu lama seperti yang terjadi pada double booting.
4. Anda bisa mempelajari jaringan, karena terdapat feature virtual LAN pada software virtual komputer. (pastinya anda tidak bisa lagi berkelit untuk tidak mempelajari sniffer)

Tutorial mengenai penggunaan program virtual komputer sendiri, akan saya jelaskan pada bab tutorial sederhana virtualbox

semoga bermanfaat